27/10/2020

Materi Khutbah Jum'at Bagian 2 - MAULID NABI : P.P MBS CEPU

 



إِنَّ الْحَمْدَ لِلهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعَيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالنَا مَنْ يَهْدِهِ الله فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. { يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسۡلِمُونَ } {يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُواْ رَبَّكُمُ ٱلَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفۡسٖ وَٰحِدَةٖ وَخَلَقَ مِنۡهَا زَوۡجَهَا وَبَثَّ مِنۡهُمَا رِجَالٗا كَثِيرٗا وَنِسَآءٗۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ ٱلَّذِي تَسَآءَلُونَ بِهِۦ وَٱلۡأَرۡحَامَۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَيۡكُمۡ رَقِيبٗا} {يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَقُولُواْ قَوۡلٗا سَدِيدٗا ٧٠ يُصۡلِحۡ لَكُمۡ أَعۡمَٰلَكُمۡ وَيَغۡفِرۡ لَكُمۡ ذُنُوبَكُمۡۗ وَمَن يُطِعِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ فَقَدۡ فَازَ فَوۡزًا عَظِيمًا ٧١ }

أَمَّا بَعْدُ: فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ وَخَيْرَ الهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ –  صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَسَلَّمَ –  وَشَرَّ الْأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ وَكُلَّ ضَلَالَةٍ فِي النَّارِ.

 

Kaum muslimin yang semoga senantiasa dilimpahkan taufiq dari Allah SWT

Kalimat yang paling pantas untuk kita lantunkan dari awal khutbah ini adalah syukur kepada Allah STW, atas semua limpahan kenikmatan yang tidak akan pernah kita bisa mengetahui jumlahnya maupun nilainya.

Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan atas baginda Nabi Muhammad g sang suri tauladan dan panutan umat, sosok penyayang dan pemerhati umat.

Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh baginda nabi SAW di dalam setiap khutbah jumatnya, beliau mengingatkan dengan ketaqwaan, oleh karena itu saya mengingatkan kepada diri saya pribadi dan kaum muslimin semua dengan wasiat dari Allah dan RasulNya. Allah SWT berfirman: 

وَلَقَدۡ وَصَّيۡنَا ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ مِن قَبۡلِكُمۡ وَإِيَّاكُمۡ أَنِ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ

“Dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kalian dan (juga) kepada kalian; bertakwalah kepada Allah.”{QS. An Nisa’: 131}

Rasulullah SAW juga bersabda:

اِتَّقِ اللهَ حَيْثُ مَا كُنْتَ وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةِ الْحَسَنَةَ تَمْحُوْهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ.

“Bertaqwalah dimana saja kalian berada, dan tutupilah keburukan (yang telah lalu) dengan (amal-amal) kebaikan niscaya akan menghapus (dosa yang telah lalu), dan bergaulah dengan manusia dengan akhlaq yang baik.”[HR. At Tirmidzi, Ad Darimiy, Ahmad, Al Hakim]

Kaum muslimin yang semoga dirahmati Allah SWT ….

Kita berada berada dibulan Rabi’ul Awal, bulan yang diperingati oleh sebagian kaum muslimin sebagai bulan kelahiran Rasulullah SAW, dan kita saksikan tidak sedikit dari kaum muslimin yang bergegap gempita memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW, yaitu tanggal 12 Rabi’ul Awal. Akan tetapi apakah benar bahwa Rasulullah SAW lahir 12 Rabi’ul Awal?

Kaum muslimin yang semoga dilimpahkan taufiq dari Allah SAW…

Jika kita menengok kedalam berbagai riwayat tentang kelahiran Rasulullah SAW, begitu juga keterangan para ulama, maka akan kita dapatkan berbagai perbedaan dan kontradiksi yang sangat mencolok.

Dari Syu’aib bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya: Rasulullah SAW lahir pada hari senin pada malam 12 Ramadhan, hal ini juga didasarkan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan di mana beliau mendapatkan wahyu pertama kali dan diangkat sebagai nabi. Pendapat ini bertujuan untuk menggenapkan hitungan 40 tahun usia beliau, ketika beliau diangkat sebagai nabi. Dalam riwayat yang lain, lahir pada waktu fajar (yaitu shubuh). Dari Sa’id bin Musayib: Rasulullah SAW lahir pada malam 12 Rabi’ul Awal. Dari Abu Ja’far Muhammad bin Aliy: Rasulullah g dilahirkan pada sepuluh (pertama) bulan Rabi’ul Awal. Ad Dimyathiy berkata: yang benar adalah pendapat Abu Ja’far; beliau, dilahirkan pada tanggal 20 bulan Naisan (istilah untuk bulan April). Ada pula yang berpendapat bahwa beliau dilahirkan di bulan Shafar, ada pula yang berpendapat Rabi’ul Akhir, dan ada yang berpendapat 10 Muharram (hari Asyura).

Sedangkan berdasarkan penelitian ulama ahli sejarah Muhammad Sulaiman Al Mansurfury dan ahli astronomi Mahmud Basya disimpulkan bahwa hari senin pagi yang bertepatan dengan permulaan tahun dari peristiwa penyerangan pasukan gajah dan 40 tahun setelah kekuasaan Kisra Anusyirwan atau bertepatan dengan 20 atau 22 april tahun 571 M, hari senin tersebut bertepatan dengan tanggal 9 Rabi’ul Awal.

Kaum muslimin semuanya yang semoga dilimpahkan taufiq dari Allah SWT …

Ada sesuatu yang sangat perlu kita cermati dalam peringatan maulid/kelahiran Rasulullah SAW ini.

Pertama, sebagaimana keterangan ulama ahli sejarah bahwa semua riwayat tentang waktu kelahiran Rasulullah SAW tidak ada yang bisa dijadikan pijakan, karena semua tidak lepas dari cacat ilmiah dalam periwayatan, sebagai hal itu tersebut dikenal dalam ilmu riwayat.

Adapun riwayat yang shahih & kredibel menyebutkan kelahiran beliau SAW adalah hari Senin saja, tanpa menyebutkan spesifik tanggal dan bulannya. Abu Qataadah Al-Anshaariy meriwayatkan bahwa ketika Nabi SAW ditanya tentang puasa hari Senin, beliau menjawab:

ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ، وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهِ

“Pada hari itu aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkan kepadaku wahyu (untuk pertama kalinya.”[HR. Muslim].

Selebihnya dari itu, yang menyebutkan spesifik tanggal dan bulan, maka hanyalah pendapat-pendapat semata. Jika demikian, maka kita tidak bisa untuk menentukan secara benar dan pasti tentang waktu kelahiran Rasulullah SAW.

Kedua, Rasulullah SAW sendiri, dan generasi awal umat islam, yang mereka itu sangat memperhatikan ibadah dan kebaikan, yaitu para sahabat Rasulullah, kemudian generasi sesudahnya yaitu para tabi’in, dan juga sesudahnya lagi yaitu tabi’ut tabi’in, semuanya tidak ada yang melakukan perayaan peringatan kelahiran nabi SAW, sedangkan mereka adalah kaum yang terkenal sangat cinta kepada Nabi SAW dan sangat semangat dalam kebaikan. Jika mereka tidak melakukan apakah kita lebih berhak untuk melakukan? Atau kah kita lebih alim/mengetahui dari mereka? Seandainya itu kebaikan tentu mereka sudah mendahului kita dalam berbuat kebaikan.

Lalu kapan peringatan Maulid Nabi ini muncul?

Perayaan Maulid pertama kali dilakukan oleh kelompok penganut agama Syi’ah Batiniyah, kelompok ini berkuasa di Mesir pada awal abad ke-4 H. Dan kelompok syiah batiniyah adalah kelompok yang memiliki banyak peringatan maulid, diantaranya yaitu maulid Nabi SAW, maulid Ali bin Abi Thalib, maulid Fatimah, maulid Hasan, maulid Husain dan maulid penguasa mereka. Oleh karena itu, para ulama sepakat bahwa maulid muncul di zaman belakangan, setelah berakhirnya massa tiga abad yang paling utama dalam umat ini (al quruun al mufadholah).

Peringatan maulid ini belum pernah ada di zaman Nabi SAW dan para sahabat, tabi’in dan para Tabi’ut tabi’in. Allah AWT berfirman:

ٱلۡيَوۡمَ أَكۡمَلۡتُ لَكُمۡ دِينَكُمۡ وَأَتۡمَمۡتُ عَلَيۡكُمۡ نِعۡمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ ٱلۡإِسۡلَٰمَ دِينٗاۚ

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kalian agama kalian, dan telah Ku-cukupkan kepada kalian nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagi kalian.”{QS. Al Maidah: 3}

Ayat yang menyatakan kesempurnaan islam ini turun kepada Rasulullah SAW, dan disaksikan oleh para sahabatnya serta diajarkan kepada mereka. Dan islam pada hari itu telah sempurna, maka perhatikan perkataan Al Imam Malik r, beliau berkata:

فَمَا لَمْ يَكُنْ يَوْمَئِذٍ دِيْنًا لَا يَكُوْنُ الْيَوْمَ دِيْنًا.

“Maka yang pada hari itu tidak dianggap sebagai bagian dari agama, hari ini pun bukan dari bagian dari agama.”

Sehingga Rasulullah SAW jauh-jauh hari, semenjak 14 abad yang lalu telah mewanti-wanti, mengingatkan kita dari perkara ibadah yang diada-adakan, yang tidak ada petunjuk dalilnya dari beliau, dan amalan tersebut tertolak. Rasulullah g bersabda:

وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الْأُمُوْرِ فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَإِنَّ كُلَّ بَدْعَةٍ ضَلَالَةٌ.

“Jauhilah oleh kalian dari setiap perkara yang baru (didalam agama) yang diada-adakan, karena setiap perkara yang baru (didalam agama) yang diada-adakan adalah bi’dah, dan setiap bid’ah adalah sesat.”[HR. Ahmad, Abu Daud, Ibnu Majah. Dinyatakan shahih oleh Al Arnauth]

Beliau SAW juga bersabda:

مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

“barangsiapa yang mengada-adakan perkara baru dalam urusan (agama) kami, yang tidak (petunjuknya) darinya maka ia tertolak.”[Muttafaqun ‘Alaih.]

Dalam riwayat Al Imam Muslim r, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ.

“Barangsiapa beramal dengan suatu amalan yang tidak ada (petunjuknya) dari kami maka ia tertolak.”

Wahai kaum muslimin… ketahuilah… bahwa agama islam ini bukan hasil karya manusia, tapi ia dari sisi Allah, diturunkan kepada Rasulullah Muhammad SAW, dan disampaikan kepada umat ini. Agama islam bukan seni atau kreatifitas yang setiap orang bebas memiliki ide, selera, dan pendapat. Al Imam Az Zuhri r berkata:

مِنَ اللهِ الرِّسَالَةُ وَعَلَى الرَّسُوْلِ الْبَلَاغُ وَعَلَيْنَا التَّسْلِيْمُ.

“Risalah (ajaran agama islam) ini datangnya dari Allah, dan kewajiban Rasulullah menyampaikan, dan kewajiban kita adalah berserah diri patuh.”[Al Bukhari.]

Semoga shalawat, salam dan keberkahan tercurah kepada Nabi kita Muhammad SAW sang suri tauladan kita dan semoga Allah meridhai seluruh sahabat beliau yang mulia, para pendahulu kita dalam iman, islam dan kebaikan.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِيَ اللهُ وَإِيَاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ كَمَا تَسْمَعُوْنَ وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَالْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ


Khutbah kedua:

 

اَلْحَمْدُ لِلهِ عَلَى إِحْسَانِهِ, وَالشُّكْرُ لَهُ عَلَى تَوْفِيْقِهِ وَامْتِنَانِهِ, وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إله إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ تَعْظِيْماً لِشَأْنِهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا مَزِيْدًا.

 

Kaum muslimin yang semoga senantiasa dirahmati Allah SWT …

Setiap amalan ibadah yang dikerjakan tentu kita semua berharap bahwa amalan tersebut diterima oleh Allah SWT dan bernilai pahala kebaikan. Namun perlu menjadi perhatian juga, bahwa tidak sedikit orang yang menyangka telah berbuat baik ternyata ia jatuh dalam kesesatan. Bagaimana bisa sedangkan hanya Allah yang menentukan dan mengetahui amal seorang hamba diterima atau tidak? Jawabnya adalah; Allah yang memberitahu, yang menjawab dengan firmanNya:

قُلۡ هَلۡ نُنَبِّئُكُم بِٱلۡأَخۡسَرِينَ أَعۡمَٰلًا ١٠٣ ٱلَّذِينَ ضَلَّ سَعۡيُهُمۡ فِي ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا وَهُمۡ يَحۡسَبُونَ أَنَّهُمۡ يُحۡسِنُونَ صُنۡعًا ١٠٤

“Katakanlah: “Apakah  (kalian sudi sekiranya) akan Kami beritahukan kepada kalian tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?. Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.”{QS. Al Kahfi: 103 -104}

Karena yang ia sangka baik itu menurut logika dia, menurut pendapat ia, menurut selera dia, sementera kenyataanya jauh dari petunjuk Allah SWT. Allah SWT telah menurunkan Al Quran dan As Sunnah sebagai aturan hidup, yang mengatur dari masalah hati/keyakinan sampai dengan urusan lahir/penampilan. Semua sudah ada aturan/pakemnya, tinggal kita pelajari dan kita amalkan. Bukan dengan cara mengamalkan sesuai selera hawa nafsu kemudian mencari-cari dalil untuk membenarkannya.

Semoga Allah menjaga keimanan dan keislaman kita hingga akhir hayat kita, dan kita dikokohkan di atasnya, di atas islam yang murni dan bersih dari berbagai kotoran bid’ah dan hawa nafsu.

 

أَلاَ وَصَلُّوا ياَ عِبَادَ اللهِ عَلَى رَسُوْلِ الْهُدَى فَقَدْ أَمَرَكُمُ اللهُ بِذَلَكَ فِي كِتَابِهِ { إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِيِّۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ صَلُّواْ عَلَيۡهِ وَسَلِّمُواْ تَسۡلِيمًا ٥٦ }

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ الأَئِمَّةِ المَهْدِيِيْنَ أَبِيْ بَكْرِ ، وَعُمَرَ ، وَعُثْمَانَ ، وَ عَلِي، وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الصَّحَابَةِ أَجْمَعِيْنَ، وَعَنِ التَابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، وَعَنَّا مَعَهُمْ بِمَنِّكَ وَكَرَمِكَ وَإِحْسَانِكَ يَا أَكْرَمَ الأَكْرَمِيْنَ.

اللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَةِ

اللهم إَنَّا نَسْأَلُكَ إِيْمَانًا كاَمِلاً وَيَقِيْنًا صَادِقَا وَنِيَّةً خَالِصَةً وَعَزِيْمَةً رَاشِدَةً…. اللهم إَنَّا نَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَلِسَانًا ذَاكِرًا وَعَمَلاً صَالِحاً مُتَقَبَّلاً.

اللهم إِنَّا نَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ وَحُبَّ الْمَسَاكِيْنِ وَأَنْ تَغْفِرَ لَنَا وَتَرْحَمَنَا وَإِذَا أَرَدْتَ فِتْنَةَ قَوْمٍ فَتَوَفَّنَا غَيْرَ مَفْتُوْنِيْنِ. اللهم إِنَّا نَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُ إِلَى حُبِّكَ.

اللهم إِنَّا نَسْأَلُكَ لَذَّةَ النَّظَرِ إِلَى وَجْهِكَ وَالشَّوْقَ إِلَى لِقَائِكَ.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ و َمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.

وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.


Materi di ambil dari berbagai sumber : https://www.kajiansolo.com/

23/10/2020

Materi Khutbah Jum'ah Bagian 1 - MERAIH KECERDASAN MUTTAQIN : P.P MBS CEPU

 


MERAIH KECERDASAN MUTTAQIN - P.P MBS CEPU


" Awali dengan Mengucapkan Puji Syukur, sholawat nabi, dan mengingatkan ketakwaan"

Ma’asyira al-Muslimin jamaah shalat Jum’at yang dimuliakan Allah.

Pada hari yang berbahagia ini, saya ingin berwasiat pada diri sendiri dan kepada jamaah shalat Jum’at, marilah kita senantiasa bertakwa kepada Allah SwT. Selanjutnya, mari kita bersyukur pada Allah yang telah melimpahkan segala nikmat kepada, kita berkumpul di sini untuk bersimpuh mengagungkan Asma Allah, menyatakan dan mempersaksikan kebesaran Allah.

Sesungguhnya Allah Maha Besar, Maha Pemurah atas segala nikmat- Nya yang tak terhitung.

Shalawat serta salam kami sampaikan pada Rasulullah saw yang selalu menyampaikan pesan dan memberikan suri tauladan hingga akhir hayat, dan kepada para keluarganya, sahabat-sahabatnya, tabi’in-tabi’in, dan umat Islam yang mengikuti ajaran yang telah disampaikan oleh Rasulullah saw.

Kecerdasan muttaqin yang tedapat dalam Q.s. Ali Imran, [3]: 135- 138 merupakan kecerdasan spiritual dan kecerdasan intelektual. Pada ayat-ayat tersebut Allah SwT berfirman:

"Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya. Dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.
Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah; Karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah  bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan (Rasul-Rasul). Ini (Al- Qur’an) adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa."

Q.s. Ali Imran [3]: 135-136

dijelaskan yaitu ciri orang yang bertakwa adalah orang yang berdzikir, istigfar, dan bertaubat yakni dimaknai cerdas secara spiritual atau kecerdasan beribadah. Allah memerintahkan orang yang telah berbuat kesalahan supaya, pertama mereka ingat Allah SwT, lalu memohon ampun. Kedua, tidak meneruskan perbuatan itu, meninggalkan dengan tekad tidak mengulangi dosa, dan ketiga mereka mengetahuinya, yaitu pengetahuan kesadaran untuk tidak melakukan lagi. Ayat di atas tidak berarti, ketika kita melakukan kesalahan kemudian baru kita meminta ampun kepada Allah tetapi berdoa hendaknya dilakukan di waktu pagi dan petang sebagaimana yang diperintahkan di dalam Al-Qur’an (Q.s. Al-Insan, [76]:
25, Q.s. Al-Fath, [48]: 9).
Di samping itu, manusia hendaknya tidak seperti pepatah makan kacang lupa akan kulitnya. Karena kebanyakan manusia di dunia ini, ketika melakukan kesalahan atau ditimpa musibah manusia selalu ingat kepada Allah, tetapi setelah berdoa dan dikembalikan nikmatnya, dia lupa kepada nikmat-nikmat Allah yang telah diberikan kembali sebagaimana diungkapkan dalam Q.s. Al-Zumar, [39]: 8

Jamaah Shalat Jum’at yang disayangi oleh Allah SwT

Kecerdasan Intelektual
Pada Q.s. Ali Imran [3]: 137 manusia diperintahkan untuk mempelajari Sunnahtullah yakni kebiasaan-kebiasaan atau ketetapan ilahi dalam masyarakat, sedangkan ayat 138 menjelaskan bahwa isyaratnya tidak lain adalah Al- Qur’an Kitab Suci yang mengungkapkan adanya hukum- hukum yang mengatur kehidupan masyarakat. Al-Qur’an adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Kedua ayat tersebut dipahami pada dua konsep intelegensi.
Para psikolog yang membahas intelegensi sepakat  bahwa intelegensi terbagi menjadi dua macam yaitu pertama kemampuan verbal, yang tercermin dalam perilaku seperti menampilkan kosa kata yang baik, membaca dengan pemahaman yang tinggi, berpengalaman yang mendalam pada suatu bidang pengetahuan tertentu, dan menunjukkan rasa ingin tahu. Kedua, keterampilan memecahkan masalah, yang tercermin pada perilaku seperti berpikir logis dan jernih, mampu menerapkan pengetahuan dalam menghadapi masalah, dan membuat keputusan yang baik.
Kecerdasan intelegensi yang pertama adalah pengetahuan yang ada di masyarakat, yaitu ketetapan atau Sunnah-Sunnah Allah di masa lalu, masa sekarang, atau masa depan. Sesuatu yang terjadi di bumi seharusnya dipelajari dan diperhatikan.


"Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu Sunnah-Sunnah Allah; Karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat  orang-orang yang mendustakan (Rasul-Rasul)."
Dan kecerdasan intelegensi kedua terkandung dalam Q.s. Ali Imran [3]: 138


"Ini (Al-Qur’an) adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa."
Dalam Q.s. Ali Imran [3]: 137, manusia diperintahkan untuk memahami peristiwa-peristiwa yang terjadi sekeliling kita, lalu perhatikan apa yang terjadi akibat dari orang- orang yang tidak taat pada Sunnah- Sunnah atau ketetapan Allah dan memahami akibat orang yang telah mendustakan Rasulullah saw.
Ini menunjukkan bahwa orang yang cerdas memahami ayat Al- Qur’an adalah orang yang mampu menafsirkan Al-Qur’an secara komprehensif. Yaitu menafsirkan Al- Qur’an tidak sepotong-potong, perlu pengetahuan ilmu-ilmu Al-Qur’an, ilmu-ilmu Hadits, fiqih, sain dan teknologi, antropologi, psikologi, ekonomi, dan berbagai disiplin ilmu pengetahuan yang dapat membantu memahami isyarat atau pesan-pesan Allah di dalam Al-Qur’an. Sehingga agama Islam merupakan agama rahmat bagi seluruh alam semesta, bukan rahmat bagi golongannya sendiri, seperti aksi terorisme, perusakan lingkungan, menyakiti diri sendiri yang dapat merusak kesehatan, atau perbuatan yang tidak sejalan dengan pandangan Islam.
Sungguh luas pandangan hidup yang diajarkan oleh Al-Qur’an.

Jamaah shalat Jum’at yang disayangi oleh Allah SwT.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, kita semua jamaah shalat Jum’at yang memakai pakaian yang baru atau yang lama tidak akan berarti. Jika pakaian tersebut tidak dihiasi dengan ketakwaan karena pakaian yang baik adalah takwa, Allah berfirman dalam Q.s. Al-A’raf [7]: 26
26. Hai anak Adam, sesungguhnya kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup  auratmu  dan pakaian  indah  untuk  perhiasan, dan pakaian takwa adalah pakaian yang paling  baik.  Yang  demikian itu merupakan sebagian dari tanda- tanda kekuasaan Allah. Mudah- mudahan mereka selalu ingat.
Seiring dengan itu, takwa sudah seharusnya ‘digendong kemana- mana’ seperti yang dijelaskan dalam beberapa Hadits. Bertakwalah kepada Allah di manapun engkau berada, dan ikuti perbuatan jelek dengan kebaikan. Serta dijelaskan pada Hadits lain bertakwalah kepada Allah, karena hal itu adalah  sekumpulan  kebaikan.




KHUTBAH KE DUA DI AWALI DENGAN MUKHODIMAH
DAN DI AKHIRI DO'A





22/10/2020

PROFIL MBS CEPU

 


Profil Singkat

  • NPSN : 20314873

  • Status : Swasta

  • Bentuk Pendidikan : SMP dan Pondok

  • Status Kepemilikan : Yayasan

  • SK Pendirian Sekolah : 15/VI/I/73, Tanggal : 1973-05-05

  • SK Izin Operasional : 203/C2/III/73, Tanggal : 1973-05-05

  • No. Statistik Pondok : 512331605024

  • Treakreditasi : A

Chord & Lirik Gitar Mars MBS Cepu - Bangkit dan Berjuang

 




Lirik Lagu Mars MBS CEPU - Bangkit dan Berjuang

Cahaya mentari kini menjadi malam
Memandangi bintang di angkas terang
Nada nada membentuk melodi yg indah
Maju langkah bersama tuk hari yg cerah

Dan.. jangan jadikan keterbatasan
Tuk menjadi alasan untuk berjuang kawan
Dan.. jangan jadikan keterbatasan
Tuk menjadi seorang pemenang

Reff...
Genggam lah tanganku kawan
Untuk meraih cita cita dan impian kita
Bangkit dan berjuang kawan
Di sini lah surga kita...

Dan.. jangan jadikan keterbatasan
Tuk menjadi alasan untuk berjuang kawan
Dan.. jangan jadikan keterbatasan
Tuk menjadi seorang pemenang

Reff...
Genggam lah tanganku kawan
Untuk meraih cita cita dan impian kita
Bangkit dan berjuang kawan
Di sini lah surga kita...

Bila nanti... kita berbisah
Jangan lupakan... perjuangan kita 2x

Reff...
Genggam lah tanganku kawan
Untuk meraih cita cita dan impian kita
Bangkit dan berjuang kawan
Di sini lah surga kita...

Chord Gitar Mars MBS CEPU - Bangkit dan Berjuang

C            G                Am        Em
Cahaya mentari kini menjadi malam
F                    C            Dm                G
Memandangi bintang di angkas terang
C                G                    Am        Em
Nada nada membentuk melodi yg indah
F                    C            Dm                G
Maju langkah bersama tuk hari yg cerah

*

Em                            Am
Dan.. jangan jadikan keterbatasan
F                                        G
Tuk menjadi alasan untuk berjuang kawan
Em                            Am
Dan.. jangan jadikan keterbatasan
F                                        G
Tuk menjadi seorang pemenang

Reff...

C      G              Am        Em
Genggam lah tanganku kawan
F                    C            Dm                G
Untuk meraih cita cita dan impian kita
C      G              Am        Em
Bangkit dan berjuang kawan
F                G          C
Di sini lah surga kita...

*

Em                            Am
Dan.. jangan jadikan keterbatasan
F                                        G
Tuk menjadi alasan untuk berjuang kawan
Em                            Am
Dan.. jangan jadikan keterbatasan
F                                        G
Tuk menjadi seorang pemenang

Reff...

C      G              Am        Em
Genggam lah tanganku kawan
F                    C            Dm                G
Untuk meraih cita cita dan impian kita
C      G              Am        Em
Bangkit dan berjuang kawan
F                G          C
Di sini lah surga kita...

Intro... C G Am Em F C Dm G
C G Am Em F G C

F                  C
Bila nanti... kita berbisah
F                            G
Jangan lupakan... perjuangan kita 2x


Reff...

C      G              Am        Em
Genggam lah tanganku kawan
F                    C            Dm                G
Untuk meraih cita cita dan impian kita
C      G              Am        Em
Bangkit dan berjuang kawan
F                G          C
Di sini lah surga kita...



21/10/2020

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN - MBS CEPU

 


PONDOK PESANTREN MODERN MBS CEPU
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
 
A.      PROFIL LULUSAN
1. Bertaqwa kepada Allah SWT (berakhidah lurus, beribadah secara benar dan bermuamalah hasanah).
2. Berakhlaq mulia.
3. Mampu membaca Al-Qur’an dengan fasih, lancar dan memahami maknanya dengan benar.
4. Mampu menghafal minimal 10 juz al-qur’an (1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 28, 29 dan 30) dan ayat-ayat pilihan.
5. Mampu menghafal minimal 50 hadits pilihan.
6. Mampu menjadi pendidik, mubaligh/mubalighah dan imam shalat.
7. Memiliki kompetensi kepemimpinan dan kekaderan.
8. Mahir berbahasa Arab dan Inggris.
9. Mandiri dan berjiwa wirausaha.
10. Memiliki keterampilan social (public speaking, keorganisasian, kepanduan, membangun jejaring, dsb)
11. Memiliki kemampuan membaca khazanah islam.

B. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
1. Kelas VII
1.1 Mampu membaca Al-Qur’an dengan fasih, lancar dan benar.
1.2 Mampu menghafal Al-Qur’an 3 juz (juz 30, 29 dan 28) dengan lancar dan benar.
1.3 Mampu menghafal 20 Hadits dengan lancar dan benar
1.4 Mampu menjalankan shalat fardhu dengan tertib dan benar sesuai dengan tuntunan rasulullah saw.
1.5 Mampu menunjukkan sikap jujur dan adil dalam kehidupan sehari-hari.
1.6 Mampu menunjukkan sikap hidup bersih, sehat dan mandiri.
1.7 Mampu menghafal Mufradhat Bahasa Arab 900 kata berkaitan dengan lingkungan asrama dan menerapkannya dalam komunikasi.
1.8 Mampu menghafal Vocabulary bahasa Inggris 900 kata berkaitan dengan lingkungan asrama dan menerapkannya dalam komunikasi.
1.9 Mampu berpidato dalam bahasa Indonesia, Arab dan Inggris dengan naskah/ teks.
1.10 Mampu berinteraksi dan beradaptasi di lingkungan asrama dan madrasah.
1.11 Mampu mengenal keberagaman budaya dan golongan social ekonomi di lingkungan asrama dan madrasah.
1.12 Mampu menunjukkan sikap hidup bersama dengan teman sejawat.
1.13 Mampu menghafal dan menyampaikan 3 pembukaan dan membuat naskah muhadhoroh berbahasa indonesia.
1.14 Mampu mengenali Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Tapak Suci (TS) dan Hizbul Wathan (HW).


2. Kelas VIII
2.1 Mampu membaca Ikatan Pelajar Muhammadiyah dengan fasih, lancar dan benar.
2.2 Mampu menghafal Al-Qur’an 4 juz (juz 1, 2, 3 dan 4) dengan lancar dan benar.
2.3 Mampu menghafal 20 Hadits dengan lancar dan benar
2.4 Mampu menjalankan shalat fardhu dan shalat sunnah rawatib, shalat dhuha dengan benar sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.
2.5 Mampu melaksanakan ibadah-ibadah sunnah.
2.6 Mampu bertindak jujur dan adil.
2.7 Mampu menunjukkan sikap hidup bersih, sehat dan mandiri.
2.8 Mampu menghafal Mufradhat Bahasa Arab 900 kata berkaitan dengan lingkungan asrama dan menerapkannya dalam komunikasi.
2.9 Mampu menghafal Vocabulary bahasa Inggris 900 kata berkaitan dengan lingkungan asrama dan menerapkannya dalam komunikasi.
2.10 Mampu berpidato bahasa indonesia, bahasa inggris dan bahasa arab tanpa naskah/ teks.
2.11 Mampu berinteraksi dengan lingkungan sekitar secara santun.
2.12 Mampu mengenal keberagaman budaya dan golongan sosial ekonomi di lingkungan asrama dan madrasah.
2.13 Mampu menggunakan informasi dan teknologi dengan benar.
2.14 Mampu memahami dan menghargai perbedaan pendapat.
2.15 Mampu bekerja sama dengan orang lain.
2.16 Mampu menghafal dan menyampaikan 6 pembukaan dan membuat naskah muhadhoroh berbahasa Arab dan Bahasa Inggris.
2.17 Mampu beradaptasi sebagai anggota dalam kegiatan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Tapak Suci (TS) dan Hizbul Wathan (HW).


3. Kelas IX
3.1 Mampu membaca dengan fasih dan menulis (Al-Qur’an) dengan benar.
3.2 Mampu menjaga hafalan Al-Qur’an sebelumnya dan menambah hafalan 3 juz ( juz 5, 6 dan 7) dengan lancar dan benar.
3.3 Mampu menghafal 10 Hadits dengan lancar dan benar
3.4 Mampu menjalankan shalat fardhu dan shalat sunnah rawatib, shalat dhuha dengan benar sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.
3.5 Mampu melaksanakan ibadah puasa sunnah.
3.6 Mampu menjadi imam dalam shalat berjamaah dan khatib dalam sholat jum’at.
3.7 Mampu menerapkan nilai-nilai kejujuran dan keadilan.
3.8 Mampu menerapkan hidup bersih, sehat dan mandiri.
3.9 Mampu menghafal mufradhat Bahasa Arab 900 kata dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.
3.10 Mampu menghafal vocabulary Bahasa Inggris 900 kata dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.
3.11 Mampu berpidato menggunakan bahasa indonesia, bahasa arab dan bahasa inggris tanpa menggunakan naskah/ teks.
3.12 Mampu berinteraksi dengan lingkungan sekitar secara santun.
3.13 Mampu memahami dan menghargai perbedaan pendapat.
3.14 Berpartisipasi dalam kegiatan sosial di lingkungan asrama dan madrasah
3.15 Mampu memanfaatkan informasi dan teknologi dengan benar.
3.16 Mampu memberi contoh kepada kepada teman sejawat.
3.17 Mampu pengatur kebutuhan hidup secata tertib
3.18 Mampu menghafal dan menyampaikan 6 pembukaan dan membuat naskah muhadhoroh berbahasa Arab dan Bahasa Inggris.
3.19 Mampu beradaptasi sebagai anggota dan/ pengurus dalam kegiatan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Tapak Suci (TS) dan Hizbul Wathan (HW).

DAFTAR PROFILE GURU USTADZ USTADZAH PONPES MBS CEPU







Halaman : 1 2 3

13/10/2020

JASA MEMBUAT WEBSITE DENGAN DESAIN YANG KEREN

 


Assalamualaikum wr.wb
Yang terhormat bpk, ibu, saudara, saudari. Mohon maaf kami sekedar menawarkan jasa pembuatan WEBSITE untuk PESANTREN, SEKOLAH, MADRASAH Dll.
di bawah kami cantumkan link WEBSITE sebagai contoh yg sudah saya buat untuk pondok dan sekolahan.
fitur web yg saya buat sangat membantu di masa pendemi seperti ini kususnya untuk sekolah2 dan pondok misalnya...
1. ada fitur untuk daftar online bagi siswa/santri baru.
2. pembayaran spp, uang gedung, dll bisa dengan online, jadi teradministrasikan dg baik.
3. menampilkan slide foto2 kegiatan sekolah/pondok.
4. menampilkan website sederhana dengan desain yg bagus dan juga bisa sesui keinginan pelanggan.
5. website berlaku selamanya tanpa ada biaya bulanan atau tahunan. alias free
6. dll...
mungkin Bbk dan ibu ada yg berminat untuk buat website tersebut mungkin untuk pondok dan sekolahanya...
dan mohon sangat bantuannya juga untuk di promosikan atau di share kepada saudara2 yg punya pondok/sekolah...
Insya Allah Bermanfaat dan mempermudah urusan Sekolah di era DIGITAL seperti sekarang.
siahkan hubungi saya di no WA : 085729824399 Bagi yg berminat. 
sukron trimakasih
wassalamualaikum wr.wb

link contoh website yg saya buat :

https://tarbiyyatul-ummah.blogspot.com/
https://awifastudio.blogspot.com/
http://mbs-cepu.blogspot.com/
https://smk-musa.blogspot.com/
https://darul-mukhlasin.blogspot.com/